*🚘BADAI KEHIDUPAN🚘
Seorang Anak mengemudikan mobilnya bersama ayahnya.
Setelah beberapa puluh kilometer, TIBA² awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Beberapa kendaraan mulai
menepi dan berhenti.
“BAGAIMANA, Ayah? Kita berhenti?”, Si Anak bertanya.
“Teruslah.. !”, kata Ayah.
Anaknya TETAP menjalankan mobil. Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujanpun turun.
Beberapa pohon bertumbangan, BAHKAN ada yang diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan . Terlihat kendaraan² besar juga mulai menepi dan berhenti.
“Ayah…?”
“TERUSLAH mengemudi!” kata Ayah sambil terus melihat ke depan.
Anaknya TETAP mengemudi dengan bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandangan HANYA berjarak beberapa meter saja.
Si Anak mulai takut.
NAMUN... tetap mengemudi WALAUPUN sangat perlahan.
Setelah melewati beberapa kilo ke depan, dirasakan hujan mulai
mereda dan angin mulai berkurang. SETELAH beberapa kilometer lagi, SAMPAILAH mereka pada daerah yang kering dan matahari bersinar.
“SILAKAN berhenti dan keluarlah”, kata Ayah.
“KENAPA sekarang?”, tanya-nya .
“Agar kau BISA MELIHAT seandainya berhenti di tengah badai”.
Sang Anak berhenti dan keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung. Dia MEMBAYANGKAN orang² yang terjebak
di sana.
Dia BARU mengerti bahwa JANGAN PERNAH BERHENTI di tengah badai KARENA akan terjebak dalam ketidakpastian.
JIKA kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, TERUSLAH berjalan, JANGAN berhenti, dan putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yang terus menakutkan.
LAKUKAN saja Apa yang dapat kita lakukan, dan yakinkan diri bahwa BADAI PASTI BERLALU
KITA tidak kan pernah berhenti tetapi maju terus, Karena kita yakin bahwa di depan sana Kepastian dan Kesuksesan ada untuk kita...
Patriot tidak akan pernah mundur membela bangsanya
*HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!*
*Kadang Bangsa ini perlu mendapat cobaan*
*BUTUH* _batu kerikil_ supaya kita *BERHATI-HATI*..
*BUTUH* _se mak berduri_ supaya kita *WASPADA*..
*BUTUH* _Pesimpangan_ supaya kita *BIJAKSANA* dalam *MEMILIH*..
*BUTUH* _Petunjuk jalan_ supaya kita punya *HARAPAN* tentang arah _masa depan_.
•• Hidup Butuh *MASALAH* supaya kita _tahu_ kita punya *KEKUATAN*..
•• *BUTUH* _Pengorbanan_ supaya kita tahu cara *BEKERJA KERAS*..
•• *BUTUH* _airmata_ supaya kita tahu *MERENDAHKAN HATI*
•• *BUTUH* _dicela_ supaya kita tahu bagaimana cara *MENGHARGAI*..
•• *BUTUH* _tertawa dan senyum_ supaya kita tahu *MENGUCAPKAN SYUKUR*..
•• *BUTUH* _Orang lain_ supaya kita tahu kita *TAK SENDIRI*..
Jangan~ selesaikan *MASALAH* dengan _mengeluh, berkeluh kesah, dan marah"_, Selesaikan saja dengan Berbuat nyata *sabar, bersyukur*, dan jangan lupa *TERSENYUM*.
Teruslah *MELANGKAH* untuk bangsa dan Negara walau mendapat *RINTANGAN*, Jangan~ _takut_..
Saat tidak ada lagi *tembok* untuk _bersandar_, masih ada *lantai* untuk _bersujud_.
Perbuatan baik yang paling *sempurna* adalah perbuatan baik yang tidak~ _terlihat_, Namun.. Dapat dirasakan hingga jauh kedalam *relung hati*.
Jangan~ menghitung apa yang *hilang*, namun hitunglah apa yang *tersisa*.
Sekecil apapun *penghasilan* kita, pasti akan cukup bila digunakan untuk _Kebutuhan_ Hidup.
Sebesar apapun *penghasilan* kita, pasti akan kurang bila digunakan untuk *Gaya Hidup*.
Tidak selamanya kata-kata yang *indah* itu _benar_, juga *tidak*selamanya kata-kata yang *menyakitkan* itu _salah_.
Hidup ini terlalu *singkat*, lepaskan mereka yang menyakitimu, *sayangi* mereka yang _peduli_ padamu. Dan *berjuanglah* untuk mereka yang _berarti_ bagimu.
*Bertemanlah* dengan semua orang, tapi *bergaulah* dengan orang yang _berintegritas_ dan mempunyai _nilai hidup_ yang benar, untuk bangsa dan negara karena pergaulan akan *mempengaruhi* cara kita hidup dan *masa depan* kita.
Badai kadang diciptakan kelompok lain menggoyang kelompok lainnya..
Ketika Dua Asing dan Aseng bertempur memperebutkan pengaruhnya dengan tujuan menjajah dengan serakah ibu pertiwi. Kewajiban para patriot membela atas nama ibu pertiwi bangsa dan negara bukan atas nama asing dan aseng dengan proxy proxynya.
Kita harus cerdas menghadapi dua proxy yang lagi bermain. Satu membela asing dan satu mempertahankan mati matian aseng.
Hanya yang membela ibu pertiwi yang akan dibantu oleh ridho Allah melalui tangan Tuhan yang bekerja.,,, Insya Allah.
Tetapkan hatimu berjuang untuk ibu pertiwi dengan berbagai cara yg kalian bisa sebagai patriot
Tetap berjuang dan mengabdi untuk bangsa dan Negara yang kita cintai ini menuju kedaulatan dan kemerdekaan sepenuhnya agar bisa mandiri dengan Pancasila sebagai koridor dalam tata berbangsa dan tata bernegara
Amin
No comments:
Post a Comment